Iklan SMS Premium

“Lama-lama bahasa yang dipake sms-nya operator ini kok berbau penipuan yo Le.” Kata Kang Noyo sambil menyebut nama sebuah operator GSM yang lambangnya agak-agak mirip gambar di helm Valentino Rossi. Sore kemaren nyruput kopi di warung Mbok Darmi rasanya nikmat tenan, aroma tanggal muda abis bayaran.

“sms penipuan apa tho Kang?” Tanya saya.

Kang Noyo mengangsurkan hape soni eriksen jadulnya, “Ini baca sendiri.”

BERITA PENTING

Pemilik 62XXX86092XXX diberi kesempatan INDOXXX utk dpt 100jt diundi HARI INI atau 200jt hr MINGGU! Kirim KEJAR ke 885 tarif 4000/2 content

“Aku sudah dapet ini beberapa kali.” Ujar Kang Noyo. “Lihat ini juga,” Temen ngopi saya ini kembali memperlihatkan henponnya.

Pelanggan terhormat, Anda dapat BONUS Ringtone JODI – WALI. Kirim REG SALAWAT ke 9910 sekarang! Kami kirim langsung Ringtonenya utk Anda! Info: 0214519XXX

“Lha kalo pemake henpon yang masih ndeso kayak pembantuku si Parmi dapet sms begini pasti langsung seneng, dipikirnya menang undian. Ndak tau kalo sms yang make REG-REGan itu nyedot pulsanya edan-edanan.” Keluh Kang Noyo.

Saya mesam-mesem, ingat ada temen di pabrik, bapak-bapak setengah baya yang kebingungan karena tiap hari dapet sms tips-tips seksologi. Mungkin karena dulu penah mbales sms yang bahasanya semi menipu seperti yang barusan ditunjukkan Kang Noyo ke saya.

Konon katanya yang seperti ini adalah iklan SMS premium. Menurut Mbah Wiki, SMS Premium adalah sebuah layanan ponsel yang memungkinkan kita untuk mendapatkan informasi terbaru tentang berita, olahraga, dunia hiburan, dll, mendapatkan ramalan zodiak terbaru, mengikuti undian berhadiah, mendapatkan nada sambung pribadi, bahkan juga digunakan untuk memilih peserta favorit kita dalam sebuah acara realitas di televisi dan lainnya.

Kalo dalam bahasa yang saya pahami, sms premium adalah sms yang tarifnya muahal!

Masih konon katanya juga, sms premium biasanya melibatkan 3 pihak, yakni pihak operator selular, konsumen operator tersebut, dan penyedia layanan atau dalam bahasa kulon kali sana sering disebut content provider.

Proses layanannya adalah pelanggan mengirim sms ke nomor khusus (biasanya 4 digit) yang disebut Abbreviated Dialling Number. Sms tersebut diterima oleh sms center si operator untuk kemudian diteruskan ke penyedia layanan. Oleh penyedia layanan sms tadi akan diolah dan dikembalikan ke operator untuk kemudian diteruskan ke pelanggan.

Kalo sampeyan mau mempelajari lebih lanjut silakan diliat-liat sendiri ulasannya di artikel SMS Premium, Behind The Scene.

Karena tarifnya mahal mungkin keuntungan yang diperoleh operator juga ndak sedikit, makanya sampe sekarang layanan seperti ini masih saja bertahan, dan mungkin malah bertambah. Mulai dari acara kuis yang berbau esek-esek sampe konten yang berisikan ceramah agama semua ada di sini.

Sebagai gambaran pada acara final Akademi Fantasi Indosiar I ada sekitar 2,5 juta sms yang masuk dalam waktu 3 jam. Jika satu sms dihargai 2.000 rupiah, maka dalam waktu 3 jam ada duit sekitar 5 miliar yang terkumpul. Misalnya antara penyedia layanan dan operator berbagi 50:50 maka masing-masing dapet pemasukan kotor 5 miliar hanya dalam waktu 3 jam, manteb tho?

Tentunya ilustrasi di atas ndak menggambarkan kondisi bisnis ini secara keseluruhan. Wong namanya bisnis menggiurkan, tentu banyak pemain yang ikut-ikutan nyemplung, mulai dari yang modalnya besar dengan konten yang berkualitas sampe pemain kelas kambing yang cuma jualan konten ecek-ecek.

“Mungkin karena ketatnya persaingan itu Kang, makanya iklan sms premium mulai pake kata-kata yang agak menjerumuskan seperti yang Sampeyan terima.” Kata saya.

Pemerintah bukannya ndak tanggap, demi melindungi konsumen, Menteri Komunikasi dan Informatika sewaktu dijabat oleh Pak Mohammad Nuh sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Nomor 01/PER/M.KOMINFO/01/2009 tentang Penyelenggaraan Jasa Pesan Premium dan Pengiriman Jasa Pesan Singkat Ke Banyak Tujuan.

Dalam Pasal 18 Peraturan Menteri tersebut disebutkan:

Pengirim jasa pesan singkat (short messaging service/sms) ke banyak tujuan (broadcast) wajib menyediakan fasilitas kepada penerima pesan untuk menolak pengiriman pesan berikutnya.

Dalam pemahaman otak pas-pasan buruh pabrik macem saya ini berarti operator harusnya ngasih fasilitas yang memungkinkan kita menolak iklan berikutnya seperti pada newsletter yang kadang saya terima lewat email. Ada tulisan yang kurang lebih berbunyi silakan klik di sini apabila anda tidak ingin menerima pengiriman email berikutnya.

Mosok ya masih kurang duit yang diterima operator selular dari penggunaan telepon, sms, dan internet, sampe harus terus-terusan mengganggu kita dengan iklan?

Jiyan!

Iklan

14 comments on “Iklan SMS Premium

  1. nDaru berkata:

    Lama2 mungkin HP itu endak dilengkapi ring back tone..jadi kita disuruh mbeli ring bek ton dari sms reg2an itu

    • nDaru berkata:

      eh ring tone ding ya? bukan ring back tone

      #stein:
      bener ring back tone tho mbak? kalo ringtone kan tinggal ngisi sendiri dari komputer 😆

  2. Dewa Bantal berkata:

    aku paling sebel nerima sms iklan, soalnya aku juga kena charge duit, 25 cent untuk setiap aktifitas sms, baik ngirim maupun nerima…

    Tapi setelah di pikir2, bener juga ya.. sms premium gila. Apalagi kayak Indonesian Idol, berapa coba tuh penghasilan mereka dalam 1 jam? @_@;

    #stein:
    makanya, konon ada yang jatuh miskin gara-gara ngebom sms 😆

  3. oglek berkata:

    ngomong-ngomong soal SMS premium, saya jadi inget pas dulu Noordin M Top mati. Waktu itu tiba2 saya dapat 2 SMS dari nomor 4 digit yang ngirimin berita tentang Noordin dan memotong pulsa saya 2.000 per SMS, padahal saya ndak pernah ndaftar je 😦

    #stein:
    lho kok bisa?

  4. […] This post was mentioned on Twitter by mangkum, mas stein. mas stein said: Iklan SMS Premium: http://wp.me/ppZ5c-tb […]

  5. budiono berkata:

    lha itu masih lumayan, kalo pake esia, setiap hari bisa dapat sms ndak jelas gitu bisa sampai 20 biji

    #stein:
    jare esia, “murah njaluk slamet??” :mrgreen:

  6. wahyuseptiarki berkata:

    Pernah mas saya gak sengaja ngikut layanan semacam itu. Mbak operatornya gak bilang2 dulu. Walhasil, dalam seminggu pulsa sekarat dengan sukses! 😦

    #stein:
    sekarang formatnya memang dibikin macem-macem, agak menjebak

  7. aku dulu pake fren sering banget nerima sms “gak penting”, mengganggu banget deh. padahal kan misal kita lagi nunggu balesan sms penting trus tiba2 dapat sms ttg gratis belanja kan jadinya bt banget. Saya mendukung bgt kita dikasih option mau dikirimin sms2 gak penting itu ato ga^^

    #stein:
    sayangnya sampe sekarang kayaknya opsi itu ndak pernah dikasih 😆

  8. Asop berkata:

    Duh, masih laku ya ringtone2 kayak gitu? 😆

    Lha wong dering buat hape udah banyak yang bisa make mp3. Tinggal sedot di internet mp3, kopi ke hape, setting, jadi dah ringtone. 😀

    #stein:
    masalahnya ndak semua orang punya komputer mas 😆

  9. Flendy berkata:

    Teman2 Yth, ada info Content provider yg melayani jasa semacam Host to host ?

  10. yohan wibisono berkata:

    “Sampe saat ini, Para Provider tetap eksis ngirim sms ataupun bonus2 yang gak penting end gak ada gunanya”..cuma promosi aja…”

    #stein:
    dan herannya masih ada juga yang mengkonsumsi 😆

  11. bener juga, lebih parahnya lagi, Pengirim SMS resmi dari operator

  12. […] iya, itu kan cuma transformasi dari perintah REG bla bla bla untuk berlangganan SMS Premium tho? Karena mungkin orang sudah kebal dengan bujuk rayu penyedia konten dan takut dengan segala […]

  13. […] Bola – Walcott Kini Percaya DiriMenyambut Musim Mudik 2010 Jalur Pantura Masih Terus BerbenahIklan SMS Premium // .recentcomments a{display:inline !important;padding:0 !important;margin:0 !important;} […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s