Awas, Iklan SMS Premium pada Film Anak-anak!

iklan sms premiumSejak naik kelas dari Kelompok Bermain ke Taman Kanak-kanak A anak pertama saya, Barra, mulai seneng belajar nulis. Selain mencoret-coret di papan tulis yang saya belikan dia juga seneng nulis di komputer, pake aplikasi Microsoft Word. Nulisnya sih masih kata yang itu-itu saja, misalnya nama dia, nama adiknya, nama-nama buah dan sayur, trus yang sering bikin saya ngakak dia paling seneng nulis nama-nama angkot di Malang.

Tapi beberapa hari terakhir ini saya agak kaget, waktu dia nulis

*977*12#

Saya tanya, “Temen Mas Barra ada yang bawa HP ke sekolah?”

Dia diam saja, maklum, anak saya ini tipe pemain aman, ndak suka melakukan sesuatu yang dia ndak yakin menguasai. Mungkin dipikirnya menjawab pertanyaan saya akan memancing pertanyaan lain yang nantinya mbikin dia ndak bisa njawab.

Saya tanya lagi, “Mas Barra yang ngajarin nulis itu siapa?”

Masih ndak njawab juga, malah ngusir saya, “Ayah, kamu jangan di sini.”

Byuh! Yo wis lah, saya ngalah, toh nantinya saya yakin saya bakal tau darimana dia dapet inspirasi nulis kode-kode yang sedikit berbau penipuan itu.

Berbau penipuan?

Lha iya, itu kan cuma transformasi dari perintah REG bla bla bla untuk berlangganan SMS Premium tho? Karena mungkin orang sudah kebal dengan bujuk rayu penyedia konten dan takut dengan segala macem yang berawalan REG karena pasti bakal menyedot pulsa untuk sesuatu yang belum jelas manfaatnya, maka dirubahlah bentuk registrasi langganan konten dengan iming-iming ringtone gratis, game murah, dan semacamnya. Padahal ujung-ujungnya ya sama saja, ada tulisan kecil-kecil di bawah dengan durasi tampilan yang sangat cepat biar orang yang sempet baca, ketik unreg bla bla bla untuk menghentikan layanan ini.

Minggu kemaren waktu saya nonton film kartun di salah satu tipi swasta saya baru tau jawabannya. Di sela-sela iklan makanan anak-anak, susu, es krim, dan berbagai produk anak lainnya, terselip iklan langganan konten!

Dapatkan ringtone hantu ini gratis di Hapemu! Ketik *999*bla bla #

Tobil anak kadal!

Saya misuh-misuh, kok ya tega-teganya penyedia langganan ini memasang iklan menyesatkan di sela-sela acara yang memiliki rating Semua Umur!

Banyak anak kecil sekarang yang sudah dikasih HP sama orang tuanya, terlepas dari masalah apakah mereka butuh atau sekedar untuk gaya-gayaan, yang jelas ini memang pasar potensial untuk penyedia layanan konten. Tapi mengambil pulsa mereka sekian ribu per hari dengan iming-iming ringtone gratis buat saya adalah penipuan!

Mana tau mereka kalo di balik kata-kata dapatkan ringtone gratis ada bisikan, “tapi nanti pulsamu saya potong tiap hari.”

Mana ngerti mereka bahwa ada tulisan kecil-kecil, “ketik unreg untuk menghentikan langganan.”

Untungnya anak saya belom punya HP. Tapi beberapa temen pernah mengeluh kalo anak-anak mereka suka mencet kode-kode registrasi langganan konten di HP orang tuanya.

Menurut saya seharusnya Komisi Penyiaran Indonesia atau Depkominfo memperhatikan masalah seperti ini, layanan konten menurut saya bukanlah konsumsi anak-anak, sehingga seharusnya mereka hanya boleh diiklankan pada acara-acara dengan rating dewasa atau minimal rating Bimbingan Orang Tua.

Saya jadi inget kata-kata seorang temen saya, “Perusahaan akan melakukan apapun untuk bisa meraup laba sebesar-besarnya, catat ya, APAPUN!”

Mosok ya begitu? Jualan ya jualan, tapi mbok ya pake etika.

Jiyan!

14 comments on “Awas, Iklan SMS Premium pada Film Anak-anak!

  1. risdania mengatakan:

    Waahhh iya yah,,kdg mikir,,sapa coba yang mau daftar reg beginian,,lupa kalau banyak anak kecil sekarang yang uda pegang hape,,

  2. Chic mengatakan:

    well, ini salah satu alasan sayah memblock stasiun tipi lokal di tipi saya… terserahlah orang mau bilang saya sok atau gimana, lah kalo si anak jadi korban gitu repot! 😐

  3. mawi wijna mengatakan:

    anak kecil jaman sekarang sudah piawai menulis sms saja saya pikir itu suatu kesalahan Kang…

  4. scarlettkey mengatakan:

    iya. aneh aja kalo ada iklan begitu di acara anak-anak.
    apalagi mengingat kalo anak-anak itu punya rasa ingin tahu yang tinggi.

  5. chocoVanilla mengatakan:

    Emang njelehi iklan begitu. Herannya kok masih tampil aja ya? Mungkin karena orang dewasa dah gak mempan jadi pindah target ke anak-anak. So waktunya pas di jam acara anak-anak. Ck…ck…ck…

  6. yuyuk mengatakan:

    pernah kejadian juga saat saya masih lajang dan tiba2 ponakan ngomong itu lho nte, sms aja ke reg blalala biar cepet dapet jodoh 😐
    ternyata memang iklan-iklan itu bersliweran ga cuma di acara untuk orang dewasa tapi juga pagi dan siang hari yang menayangkan acara untuk anak-anak

  7. Sang Penjelajah Malam mengatakan:

    emang bahaya

  8. nDaru mengatakan:

    yah namanya aja cari makan buat anak istri

  9. Sabun Herbal mengatakan:

    wah kalo yang kayak gni sering banget….apalagi kalo ma nak kecil yang gak tau soal kayak gitu…tautau terkuras sudah pulsanya

  10. budiono mengatakan:

    hwkwkwkwk… kayaknya sudah mulai nyasar arek cilik..

  11. arif mengatakan:

    Saya suka tulisan anda, kelak blog anda pasti akan terkenal, mohon maaf bila pernyataan saya tidak berkenan, sudilah mampir ke blog saya . terimakasih atas perhatianya

  12. tips diet mengatakan:

    halah mas, percuma kl mau ngarepin KPI
    wong kl kata saya, mereka itu mkn gaji buta -_-

  13. saya sih lebih setuju kl para org tua g usah ngasih HP anaknya sebelum masuk SMA
    hehehehehe (jadul mode:on)

  14. dobelden mengatakan:

    nasib-nasib, klo bukan karena kebutuhan, sudah cukup komunikasi via surat menyurat saja, tanpa lewat HP. bikin masalah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s