Kenali Konsumen Sampeyan

Coba sampeyan bayangkan adegan ini,

saya duduk di depan, sedang memberi penyuluhan pajek di perusahaan sampeyan. “Jadi sodara-sodara, yang wajib ber-eNPeWePe itu semua orang yang berpenghasilan di atas PeTeKaPe, di perusahaan ini mulai ketua, sekretaris, bendahara, dan semua pegawai wajib mendaptar untuk diberikan npwp!”

Kira-kira tanggapan sampeyan bagaimana? Mungkin “syukurlah ngundang orang jelek ini ndak mbayar, kalo ndak rugi tenan kita mbayari orang bodoh.” :mrgreen:

Apakah omongan saya salah? Sebenarnya kalo dari sisi aturan pajak yang saya sampaikan ndak salah, yang membuat saya keliatan ndak cerdas adalah karena saya mengulangi kata-kata yang saya sampaikan minggu sebelumnya waktu ngasih penyuluhan di koperasi unit desa.

Saya rada anyel kemaren. *anyel itu apa bahasa indonesianya?*. Waktu ada ibu cantik dan sekseh dari suatu lembaga yang singkatannya PRJ dibolak-balik itu ngasih ceramah di liburan saya.

Materi yang disampaikan adalah maximizing yourself. Anyelnya pada saat beliau nanya seberapa kenal kami sama pabrik tempat kami mburuh.
Mungkin dengan maksud biar lebih komunikatip beliau mencoba berinteraksi sama peserta.

“Coba sebutkan apa bunyi peraturan pegawai yang nomor 6?” tanya si ibu itu pada seorang peserta. Bingung saya, perasaan gak ada peraturan pegawai nomor 6, setelah ndak ada yang bisa njawab akhirnya beliau njawab sendiri, baru saya mudheng, ternyata yang ditanyakan kode etik pegawai.

Setelah itu beliau nanya lagi, “jabatan sampeyan apa pak?”, “fungsional pemeriksa”, jawab salah seorang peserta. “2 tahun lagi jabatan apa yang ingin anda capai?” tanya si ibu lagi. Yang ditanya ya bengong, lha orang PRJ ini sebelum ceramah sempat mbaca sistem karir di pabrik tempat saya mburuh gak sih?

Saya agak menyayangkan, materi yang sebenarnya bagus ndak bisa disambut dengan antusias hanya karena pembawa materi ndak mempelajari lingkungan terlebih dahulu.

diposting sambil ngantuk di lobi karena disuruh check out jam 1 padahal penutupan mulai jam 3

This entry was posted in Ndobos.

24 comments on “Kenali Konsumen Sampeyan

  1. kucrit mengatakan:

    rugi ngundang nu? kok gak sampean genti ae mas pemateri ne…? hahahahaha…

    weleh dadi ngawali saya..

  2. nomercy mengatakan:

    saya pernah dahulu ikut training begitu juga … wakakakkk … dasarnya saya dulu orangnya emosian banget, jadi langsung ta’ kontani tuh mentornya … akhirnya kena tegur atasan … 😆

    eh, mungkin gak bisa jawab itu sebenarnya terpesona dengan ibu yang cantik dan sekseh sedang nanya ke dia …

    /* anyel itu sama gak dengan angel? kekekekkk… */

  3. sugiman mengatakan:

    Berarti anda memang bener2 sedang liburan, la wong ga ada oleh2 dari in house trenengnya..

    Anyelnya pada saat beliau nanya seberapa kenal kami sama pabrik tempat kami mburuh.(mosok kenalan karo tembok, toilet, mejo, kursi,.dll…yoo ra iso..ra iso..kuwi..tenan ra iso…ndang coboen…lhaa ra iso to..)

  4. samsul arifin mengatakan:

    tuh kan, aku bilang juga apa kemarin, bahwa akan ada training kepribadian berikutnya yang harus njenengan jalani lagi kelak. hehehehe :mrgreen:

    pokoknya yang semangat om!! 😀

  5. edy mengatakan:

    hmm… blom keliatan ada perbaikan kepribadian…
    😆

  6. yustha_tt mengatakan:

    2 jam nunggu d lobi donk.. Plg aja,udah ttd administrasi kn? Hehe..

  7. wijna mengatakan:

    omong-omong soal NPWP itu saya belum punya je, dan sepertinya saya pernah bilang itu juga di artikel lain. Tenang mas, siapa tau besok-besok masih ada training lain, he3.

  8. Gandi Wibowo mengatakan:

    Anyel apa sih mas?

    Materi maximizing yourself tapi kok yang ngajar gak memaksimalkan dirinya sediri ya… Wakakakakaka

  9. thepenks mengatakan:

    anyel itu indonnya kesal.. hehe

  10. Acha mengatakan:

    Benar kata pepatah, “tak kenal maka ta sayang”
    Karena sayangnya ga ada, presentasipun wawut-wawutan dehh..
    komunikasi jadi inefektif…

  11. Ade mengatakan:

    wah liburannya dah mau selesai ya mas.. ojo anyel to 😀

  12. wahyu ¢ wasaka mengatakan:

    wah saia ngga ngerti neh…

  13. Akmal Online mengatakan:

    anyel itu apa ya??
    aku ga ngerti.. Hihihihi 😀

  14. mercuryfalling mengatakan:

    wah aku gak punya NPWP 😀

  15. salam kenal, anda benar bahwa apapun yang akan kita sampaikan harus cara penyampaianya disesuaikan dengan komsumen yang hadir…..

  16. zefka mengatakan:

    huaaa gak ajadi ngundang ah.. udah diundang malah kita disuruh keluar uang, bayar pajak 🙂

  17. podelz mengatakan:

    anyel itu sama dengan angel yah??

  18. suwung mengatakan:

    prj tuh apa? bego banget ya?

  19. asri mengatakan:

    mana foto mbaknyah? 😀

  20. egah mengatakan:

    yg paling menarik dari training PRJ cuma trainer aja om stein…

  21. Uke mengatakan:

    aku serius ndak tau arti “anyel” loh mas.
    opo sih iku? (lagi belajar bahasa jawa nih, madura menyusul wkwkwk…)

  22. Ria mengatakan:

    hehehehe….yang penting pemateri ibu yang cantik dan seksi itu kan mas 😀

  23. Muzda mengatakan:

    Mas, agak-agak OOT nieh ..
    Kira-kira bisa juga dianalogikan dengan, “Bacalah dulu tulisan blog yang kita kunjungi sebelum berkomentar, siapa tau malah gak nyambung sama sekali.”

    *Komentar ditulis sambil ngantuk jam setengah tiga pagi, padahal harus bangun jam 5 subuh.*

  24. lambenesugiman mengatakan:

    ngetes

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s