Selamat Hari Senin

Senin pagi adalah saat perasaan campur aduk, males bercampur sedikit ndak percaya, benarkah hari ini sudah masuk? Kayaknya kemaren masih Jumat? Dua hari kemaren saya kemana? Liburannya kok ndak terasa? Apalagi dengan suasana mendung yang terus menggelayut manja, membuat disorientasi saya makin parah, sekarang jam berapa?

Wis pokoknya hari senin adalah waktu yang memalaskan, rutinitas pagi pun dijalankan dengan setengah hati, secangkir kopi, sebatang rokok, diteruskan mandi, sarapan ala kadarnya, sekedar syarat agar jangan sampe berangkat ke pabrik dalam keadaan perut kosong.

Sekarang motor dinyalakan, dua precil saya sudah menunggu dengan wajah cerah ceria. Yup, ritual berikutnya adalah mengajak mereka berdua naik motor menyusuri sungai yang ada di deket rumah. Berhenti sebentar sambil liat gemericik air sambil precil saya teriak-teriak, “Air terjun, air terjun!”

Tentu bukan air terjun macem Coban Rondho, atau Grojogan Sewu yang mereka maksud. Kadang hanya air dari selokan yang terjun ke kali, atau turunan sedalam 30cm, pokoknya[tm] yang penting mereka senang, dan saya bisa meninggalkan rumah dilepas dengan senyum.

Ritual berikutnya berlanjut di mobil, tiap pagi saya nyetir mobil salah seorang mandor pabrik. Dan sampeyan yang biasa di jalan tentu paham, senin pagi adalah neraka jalanan. Semua orang tumplek blek di jalan, ruwet dan mampet.

Keruwetan itu bakal makin terasa menekan saat mobil juragan datengnya mepet, yang berarti saya harus kejar-kejaran dengan waktu, jangan sampe bayaran dipotong gara-gara telat nempel sidik jari di mesin absen yang ndak punya perasaan itu.

Dalam kondisi seperti itu saya lebih suka semua penumpang tidur.

Lha kok?

Iya, soale saya adalah laki-laki yang katanya bukan jenis manusia multitasking. Kalo diajak ngobrol saya ndak konsen nyetir, ndak bisa ngebut, kalo ngebut saya ndak konsen diajak ngobrol, dibolak-balik sama saja.

Cuma ngliat jalanan apa ndak ngantuk?

Tentu saja saya ndak cuma liat jalanan, saya juga tengok kiri kanan, siapa tau ada mbak-mbak sekseh lagi nunggu angkutan.

tentu terlalu berlebihan kalo saya berharap melihat yang semacam ini lagi nunggu bis

Pada kesempatan ini perkenankanlah saya mengucapkan terima kasih pada Radio Istara FM Surabaya, wabil khususon Mas Iwan dan Mbak Chichi pembawa acara freak in da morning. Pokoknya begitu mulai daerah Lawang radio di mobil langsung saya panteng di 101,1 Mhz.

Bukan lagu-lagunya yang mbikin saya suka sama acara ini, tapi penyiarnya. Tanpa bermaksud mengurangi rasa hormat pada penyiar lain, menurut saya mereka berdua adalah pasangan yang pas buat ngusir rasa ngantuk di pagi hari, lucu, bahasan ringan, dan ramai dengan logat yang ndak terlihat maksa.

Saya bilang pasangan yang pas karena saat chichi siaran dengan orang lain ternyata freak in da morning jadi ndak lucu lagi, begitu juga saat iwan siaran sendiri, garing. mungkin ini yang disebut sebagai simbiosis komplementer. *memang ada simbiosis dengan nama itu?*

Satu hal yang saya sayangkan dari radio ini, sinyalnya ndak njangkau sampe ke pedalaman Pasuruan, tempat saya mburuh. Siaran mereka berdua cuma tertangkap kuat dari daerah Lawang sampe Purwosari. Begitu masuk Wonorejo suara radio Istara saingan sama suara kemresek. Untunglah bukan lagunya yang saya cari, karena percakapan mereka masih bisa didengar di sela suara kresek-kresek. *kresek-kresek kuwi boso opo??*

Mungkin kalo boleh usul, towernya Istara ditinggikan. *eh, siaran itu dipancarkan lewat tower kan ya?*

Soale beberapa radio Surabaya bisa ditangkap dengan lebih baik di sini, Suara Surabaya misalnya.

Ah, ini postingan ngelantur, dan harus saya hentikan sebelum makin ngelantur.

Selamat Hari Senin, mohon maap lahir dan batin…

This entry was posted in Ndobos.

16 comments on “Selamat Hari Senin

  1. suryaden mengatakan:

    Antenmu wis di duwurke urung, ning asik malahan kresek-kresek🙂

    #stein:
    didhuwurke piye, wong wis tugel

  2. Asop mengatakan:

    Yap, mari nikmati hari senin layaknya kita menikmati hari sabtu dan minggu!:mrgreen:

    * ya ya ya saya tahu saya hanya bercanda*😐

    #stein:
    super sekali sampeyan ini:mrgreen:

  3. Nanda mengatakan:

    Hari senin yang malas…. Heeemmm…. pasti itu,,, rasanya liburnya kurang aja!!! Tapi… yang namanya kewajiban, dengan kondisi apapun,, ya harus segera dikerjakan.

  4. Akbar PU mengatakan:

    Jare nganggo Galaxy Gio, khan iso streaming mas ….:-(

    #stein:
    itu juga, di gio bisa streaming pake aplikasi tune in, dannnn ternyata… istara masuk daftar incompatible streaming di tune in

  5. fauziah85 mengatakan:

    wes enak tenan to mas…esuk2 isih iso ngajak arek2 mlaku2… (pingin pulang ke malang >.<)

  6. Belajar Photoshop mengatakan:

    huehehehe.. klu pas nunggu di halte ada yg macam artis jempolan vietnam kek yg di skrinsut di atas.. hhmm.. ckckckckck… :p

  7. mamaray mengatakan:

    Weh, nang kono opo yo ono macet? Macet nang pasar lawang iku ya?

    Suara Surabaya? Sing jingle-e ngene ya : Kelana Kota, Suara Surabaya, Seratus Koma Lima-lima, FM Stereooooo

    Nek aku bener, berarti aku jik eling lhooo, siap2 dapet hadiah dari stasiun radio (khayal) :p

  8. Outbound Games mengatakan:

    Selamat senin indah yang membawa pada selasa yang luar biasa🙂

  9. chocoVanilla mengatakan:

    Melihat mbak kayak gitu lagi nunggu bis gak terlalu ngayal kok, Mas. Apalagi di malam hari, cuma cek aja gegere bolong gak hihihihihihihi…….

  10. hajarabis mengatakan:

    hanya ingin mengikuti postingan agan .
    postingan yang menarik
    nice gan .

    sempatkan mampir ke website kami
    http://www.hajarabis.com

  11. mawi wijna mengatakan:

    aq lagi ae ngerasakke Kang, jl raya Malang – Pasuruan kie cen … doh! >.<

  12. santi mengatakan:

    kurang menyenangkan d hari senin,,,,

  13. Doni Punya Blog mengatakan:

    Betul mas,,kadang kalo hari senin kerja rasanya seharian ngantuk bner,,tapi kalo ngga dirasa2in memang cepet banget tiba2 udah hari sabtu aja,yee libuurrr…
    Kunjungi juga yah Web Flash saia Flash Tiger
    Salam Kenal

  14. nDaru mengatakan:

    mbok coba sampeyan bayangken.,,banyak orang lagi polah nyarik kerjaan lho, biar hari2 mereka terisi..termasuk saya ini, kadang senin dan hari2 laen itu mboseni karena endak ada yang dikerjaken

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s