Sertifikasi Guru Agama Bermasalah

Minggu kemaren saya nelpon bapak saya di kampung yang seorang pahlawan tanpa uang tanda jasa, sudah lebih dari 20 tahun beliau ini jadi guru agama di SMP 5 Cepu, sebuah sekolah yang terletak di Cepu, Blora, Jawa Tengah.

Dari ngobrol soal panen padi yang walaupun sempat diserbu kawanan bajak laut burung emprit tapi masih memberi hasil yang lumayan (mungkin sudah jadi cerita umum kalo Cuma ngandalin gaji guru walaupun dengan pangkat IV b-nya gak mungkin saya bisa kuliah sampe tamat), Tyas Mirasih yang sekarang jadian sama vokalis The Changcuter, Aura Kasih yang walaupun wajah pas-pasan tapi bodynya ngaudzubilahi wong urip, akhirnya menyinggung soal yang sudah lama bikin bapak rada jengkel, sertifikasi guru.

Jengkelnya ini bukan karena bapak saya ndak mampu bersaing dengan yang muda-muda dalam perebutan gratifikasi sertifikasi, bukan! Bapak saya sudah lulus sertifikasi hampir setaun. yang jadi masalah adalah proses setelah lulus itu, karena kebetulan bapak saya ini ngajarnya agama Islam maka pengurusan untuk memperoleh tunjangan sertifikasi melalui Departemen Agama, sementara yang ngajar bidang lainnya diajuin lewat Departemen Pendidikan Nasional. Yang bikin bapak jengkel temen-temen seangkatannya yang diurus lewat Diknas udah dapet tunjangan, sedangkan yang diajuin lewat Depag belom ada yang cair.

Saya sempet nanya mungkin orang Depag minta duit kemenyan buat ngurus kali tapi bapak bilang temen-temennya yang juga diurus lewat Depag di kabupaten lain belum ada yang cair, jadi mungkin bermasalahnya di pusat. Saking mangkelnya temen-temen bapak ngajakin plesiran demo ke jakarta tapi bapak bilang opo yo pantes guru agama demo…

Kalo begini saya jadi ragu dengan omongan mendiknas bahwa pada tahun 2009 gaji guru minimal Rp 2 juta, lha wong yang sudah ada juklaknya aja jalannya timpang, gimana yang baru taraf omongan lisan, walaupun yang ngomong ini pak menteri yang terhormat.

Iklan

2 comments on “Sertifikasi Guru Agama Bermasalah

  1. MASEDLOLUR berkata:

    komen apalagi yang pantes,
    sabar, sabar, sabar
    tapi nanti
    ada efeknya dengan pemilu nggak ya?
    mumets

    #mas stein:
    orang kecil bisanya apa mas kalo gak sabar, wong sabar subur gitu tho mas 😉

  2. Sulis berkata:

    Saya ikut prihatin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s