Rodo Keminggris: Substance Over Form

Bulan kemaren waktu main ke Batu, saya kaget saat adik saya cerita, simbok saya di kampung berobat ke pengobatan alternatif. Sik, biar ndak salah paham saya cerita dulu. Simbok saya itu punya penyakit diabetes, setelah dua tahun berobat ke dokter di Blora sana dan ndak ada perubahan signifikan akhirnya saya meminta beliau untuk berobat di Malang.

Saya bawa beliau berobat ke Prof Djoko Wahono Soeatmadji di klinik Bromo, lumayan, selain kondisinya membaik di sini juga ada pelajaran dasar tentang diabetes yang selama ini saya ndak tau. Tiga hal yang harus dijaga bagi penderita diabetes adalah kadar glukosa darah, tekanan darah, dan lemak darah, jadi ndak cuma kadar gula saja yang harus diperhatikan. Lha untuk menjaga tiga hal tersebut si dokter sudah meresepkan obat dengan takaran yang dibuat pas, ndak kurang ndak lebih. Yang saya takutkan dari pengobatan alternatif adalah takaran dari dokter tadi mungkin jadi ndak pas buat simbok.

tiga sasaran kendali pada diabetes

tiga sasaran kendali pada diabetes

Saya telepon simbok, saya bilang ndak usah neko-neko pakai pengobatan alternatif segala, wong si profesor bilang diabetes itu penyakit yang ndak bisa disembuhkan, ndak usah percaya sama pengobatan ajaib. Simbok saya ngeles, beliau bilang, “Ini lho yang mbuka praktek perawat, dan obatnya herbal, ndak seperti obat kimia yang punya efek kemana-mana.”

Dengan nada yang sedikit sinis saya terpaksa mengingatkan simbok, “Opo kalo perawat itu pasti ampuh? Trus kurang herbal apa kecubung sama ganja?”

Singkat cerita simbok saya minta check-up lagi ke Profesor Djoko, waktu diperiksa kadar gula simbok tinggi, persis seperti pertama kali datang berobat ke Malang. Dan dengan saktinya si profesor langsung nanya, “Ibu habis minum jamu ya?”

Saya jadi inget obrolan sama istri beberapa waktu yang lalu, waktu itu istri saya bilang, “Orang kadang terpaku pada label jamu, atau label herbal, padahal isinya apa kadang kita ndak tau. Boleh jadi memang beneran herbal, tapi siapa yang bisa menjamin kalo isinya ndak dicampur paracetamol, pain killer yang membuat siapapun yang meminumnya akan merasa lebih baik? Ndak menyembuhkan, hanya merasa mendingan.”

Label? Panganan opo kuwi?

Kalo menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, label adalah

1 sepotong kertas (kain, logam, kayu, dsb) yg ditempelkan pd barang dan menjelaskan tt nama barang, nama pemilik, tujuan, alamat, dsb; 2 etiket; merek dagang; 3 petunjuk singkat tt zat yg terkandung dl obat dsb; 4 petunjuk kelas kata, sumber kata, dsb dl kamus; 5 catatan analisis pengujian mutu fisik, fisiologis, dan genetik dr benih dsb;

Tapi dalam bahasa sehari-hari saya terbiasa mengartikan label sebagai bentuk, format, judul, atau mungkin cara pandang alias persepsi orang tentang sebuah hal.

Benarkah orang sering terpaku pada label daripada isinya?

Mungkin saja, sampeyan mungkin pernah mendengar orang berseloroh tentang minyak babi cap unta, yang konon lebih laku dijual dibandingkan minyak unta cap babi.

Kalo sampeyan lagi senggang, dan kebetulan sampeyan pengguna komputer berbasis windows bajakan seperti saya, cobalah hal berikut:

  1. Cari sebuah gambar dengan ekstensi *.jpg
  2. Klik kanan, pilih rename, ganti ekstensinya dengan *.txt
  3. Buka file tersebut

Yang terjadi pada saat sampeyan mengubah ekstensi file menjadi *.txt adalah icon file tersebut berubah, seolah-olah dia sebuah file berisi teks, dan saat sampeyan melakukan dobel klik yang terbuka adalah aplikasi notepad dengan teks yang nyaris ndak terbaca.

Saya pikir itu juga yang terjadi saat sampeyan lebih mengutamakan label dibandingkan isi. Pertama sampeyan sudah salah persepsi, melihat sesuatu dengan cara yang ndak semestinya, dan mungkin sampeyan juga ndak akan dapet isinya, atau yang lebih celaka sampeyan menikmati isinya dengan cara yang ndak pas.

Dalam contoh di atas, sampeyan mencoba memahami teks berbahasa rumit sambil menerka-nerka maksudnya karena sampeyan melihat file tersebut berbentuk teks. Masih untung kalo sampeyan menyerah, ndak paham maksudnya, bagaimana kalo kemudian sampeyan ternyata merasa berhasil memahami tulisan itu, dan menyimpulkan bahwa tulisan tersebut merupakan kode rahasia yang dikirim oleh makhluk dari Saturnus? Ciloko tenan tho?

Padahal kalo sampeyan tahu isinya adalah foto, maka prosesnya jauh lebih mudah, tinggal mbuka file pakai pembuka gambar, nikmati, selesai.

Memangnya bisa file foto yang sudah diganti ekstensinya jadi *.txt dibuka pakai aplikasi pembuka gambar?

Bisa, yang penting isinya kok, bukan formatnya.

Ndak usah terpaku pada lambang, bendera, gelar, atribut, baju, sebutan, julukan, predikat, atau apapun yang menjurus pada pelabelan. Kalo temen-temen sekolah saya dulu nyebutnya substance over form, yang lebih penting adalah isi, bukan bentuknya.

Tapi yang susah memang saat salah persepsi dilakukan oleh mayoritas orang, yang salah menjadi lazim, dan yang lazim seringkali dianggap benar.

Maka dikutuklah yang membeli minyak unta cap babi.

Jiyan!

16 comments on “Rodo Keminggris: Substance Over Form

  1. ~Ra mengatakan:

    Contohnya menarik..

    Dari jaman dulu, kita emang dibiasakan melihat luarnya dulu. Mbok yao kayak mbeli jagung itu lho.. Nggak percaya sama kulitnya tok. Tapi pakai diintip dalemnya.

    Eh, obat itu bukannya sugesti aja to Mas?

    Ibuku soalnya fanatik. Kalau sakit, dibawa ke rumah sakit atau dokter spesialis juga lama sembuhnya. Nah, dibawa ke manrei kesehatan, mung disuntik bisa langsung sembuh malemnya.
    😀

  2. ~Ra mengatakan:

    Ya ampun, aku pertamax ya.

  3. Emanuel Setio Dewo mengatakan:

    Semoga Simbok lekas sembuh.

  4. warm mengatakan:

    smoga simbok cepat sembuh,
    saya sering malah ga percaya ama dokter,
    saya vote simbok-mu dlm hal keyakinan beliau, karena kesembuhan dari penyakit tak sekedar berakar dari obat dan resep dokter, tp juga trmasuk keyakinan. demikianlah:mrgreen:

  5. lambangsarib mengatakan:

    Mas, dokter di Mbloro siapa ? Hehehe….

  6. desty mengatakan:

    dari postingan ini saya malah fokus ke obat-obatan herbal itu.
    Saya pernah membaca kalau ada resiko dari menggunakan obat2an herbal, apalagi yang diracik dengan takaran “kira-kira”. Walaupun kita tahu manfaat dari tanaman/spesimen yang digunakan dalam obat herbal itu, tapi kita ga tahu dosis yang tepat untuk tubuh kita.
    Beda hal-nya dengan obat herbal yang dijual oleh produsen farmasi tertentu. Itu bisa dipastikan sudah melewati uji klinis.
    Obat kimia memang mengandung bahan kimia, tapi kadarnya sudah diatur sedemikian rupa supaya sesuai dengan tubuh kita. Jadi, kalau minum obat dari dokter juga jangan bikin dosis sendiri🙂

    Semoga simbok baik-baik ya, diabetes memang susah disembuhkan. Tapi dengan pola makan yang teratur resikonya bisa dikurangi.

  7. adipati kademangan mengatakan:

    Pertanyaan agak cerdas dari wong ndeso
    emang herbal itu tidak tersusun dari struktur kimia tertentu? Jeruk mengandung air dan Vitamin C, air dan vitamin C bisa dirumuskan struktur kimianya.
    Sejak dari kecil memang kita diajarkan untuk melihat, menilai apa yang tampak terlebih dahulu. Baru kemudian menelusuri apa yang ada didalamnya. Sayangnya orang Indonesia kan mau terima beres, kelihatannya bagus ya “pokoknya”TM bagus

  8. baju muslimah bandung mengatakan:

    Setiap penyakit pasti ada obatnya, kadang dengan keyakinan tanpa ikhtiar minum obat saja, hanya keyakinan bisa sembuh itu penyakit.

  9. MOBIL SUZUKI SEMARANG mengatakan:

    Kalau boleh saran mas, diabetes biasanya pemicunya gula darah yang berlebihan. Coba makan nasi merah agar bisa lebih tercontrol gula darahnya. Adik saya juga pernah mencobanya lumayan gula darah yang ada di dalam tubuh berangsur-angsur menurun

  10. adiekeputran mengatakan:

    semoga simbok cepat sembuh kang😀

  11. geckhaskempek mengatakan:

    Blognya bagus dan artikelnya menarik. Oya teman-teman blog, mampir ke lapak saya ya. Salam. http://globalenglishclubkhaskempek.wordpress.com/

  12. GO Outbound mengatakan:

    Bijaksana saja memperlakukan diri.
    Bukan yg hanya sekadar praktis dan tidak repot.
    Percayakan pada yang ahlinya.

  13. nDaru mengatakan:

    don’t judge a book by its cover alias..jangan beli tempe cuman diliat dari bungkusnya…bungkuse kempling jebul gembus

  14. chocoVanilla mengatakan:

    Simbok senasib sama saya. Ini penyakit warisan dan lifestyle. Katanya ndak boleh stress, nek stress biar diet gula tetep naik😦
    Semoga Simbok cepat membaik yaa…

  15. selena mengatakan:

    MENTARIPOKER PROMO..!!!
    PARA PECINTA MENTARIPOKER SEKARANG INI
    KAMI MENGADAKAN PROMO UNTUK SEMUA PEMAIN
    BAIK YANG BARU AKAN MENDAFTAR..ATAUPUN YANG SUDAH
    MENDAFTAR…
    PROMO APAKAH ITU?
    NAH UNTUK PARA PEMAIN YANG MELAKUKAN DEPOSIT AKAN DI BERIKAN BONUS BERUPA CHIP SEBESAR ANGKA DEPOSIT MEREKA
    sebagai contoh: pemain melakukan deposit sebesar Rp.50.000
    maka setelah mengklaim bonus.. chip yang diterima pemain ada 50.000 + 50.000
    MENARIK BUKAN??!!
    JANGAN TUNGGU LAGI SEGERA MARI BERGABUNG DAN BERMAIN
    BERSAMA DI MENTARIPOKER.COM

    SYARAT & KETENTUAN
    1.bonus PROMO akan di kirimkan secara langsung setelah pemain melakukan deposit (baca keterangan cara klaim bonus dibawah )
    2.para pemain tidak bisa melakukan
    WD sebelum turnover/fee/pajak belum mencapai 30x lipat dari angkat deposit
    akumulasi turnover permainan bisa di cek melalui live chat kami…
    3. min deposit 50rb
    max deposit 200rb
    untuk para pemain yang melakukan deposit diatas 200rb rupiah.. maka yang dihitung untuk mendapatkan bonus promo
    hanya 200rb
    4.apabila 1 pemain melakukan deposit sebanyak 50rb akan mendapatkan bonus 50rb.. dan apabila chip habis dan melakukan deposit 50rb
    lagi maka harus menunggu selama 6 jam terlebih dahulu sebelum dapat mengklaim bonus prom0 dari angka deposit..
    batas maksimal klaim bonus tetap max deposit 200rb per hari
    5. Klaim Promo bonus berlaku 1 x 12 jam dari jam register/deposit
    6. Promo bonus dapat berakhir sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan secara lisan maupun tulisan (bonus yg diklaim sesudah tanggal promo berakhir tidak akan kita layani).
    7. Keputusan dari pihak mentaripoker adalah MUTLAK
    8.PARA PEMAIN DI HARUSKAN MENGKLAIM BONUS SEBELUM BERMAIN.. APABILA PEMAIN MELAKUKAN DEPOSIT DAN BERMAIN BARU MENGKLAIM BONUS.. MAKA TIDAK AKAN DILAYANI

    Cara Klaim Bonus PROMO

    1. Terlebih dahulu harus melakukan Registrasi di Mentaripoker
    2. Masuk ke menu memo, tulis form Klaim voucher untuk promo bonus
    3. Kemudian Tunggu balasan Memo dari admin mentaripoker akan memberikan kode voucher bonus .
    4. Setelah mendapatkan balasan dari admin masukan Kode voucher tersebut pada kolom keterangan di menu deposit .
    5. Livechat digunakan apabila Klaim bonus belum bisa di lakukan

    PERHATIAN..!!!! apabila pemain belum melakukan deposit dan mencoba untuk mengklaim bonus.. maka id akan kami blokir/delete secara permanen.
    setiap pemain yang telah mendapatkan code voucher.. walaupun tidak mengklaim bonus nya.. ditetapkan telah mengikuti promo mentaripoker dan diharuskan mengikuti aturan wd
    sebalik nya apabila pemain melakukan deposit kemudian bermain di table.. setelah bermain pemain melakukan WD maka tidak akan bisa mengklaim bonus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s