Vonis Ariel, Sepele Dadi Gawe

Sepele dadi gawe, hal yang kelihatannya remeh ternyata berujung petaka. Itu mungkin yang sekarang lagi dialami sama Ariel Peterpan. Pengadilan Negeri mBandung memvonis lelaki yang oleh beberapa orang disebut lelananging jagat ini dengan hukuman 3,5 tahun penjara, plus denda 250 juta subisider tiga bulan kurungan.

“Sepele piye tho Le? Selingkuh sama istri orang, gonta-ganti pasangan, direkam, diedarkan, itu ndak sepele!” Potong Kang Noyo tiba-tiba.

Sejenak menghisap rokoknya lalu berondongan kata-kata Kang Noyo berlanjut, “Ya orang-orang kayak kamu ini yang mbikin bencana di negara kita ndak habis-habis. Wong sudah jelas-jelas maksiat masih dimaklumi. Pikiranmu itu terlalu permisif Le, PERMISIF! Kowe ngerti ora apa itu permisif?”

Jiyan!

“Sik tho Kang, mbok yang sabar, wong Ariel itu bukan sanak bukan juga sodara. Mbok ngobrolnya sambil santai, lagian seharusnya sampeyan ndak boleh ngomeli saya. Rokok yang sampeyan isep itu rokok terakhir yang mampu saya beli dari bayaran bulan ini, ngerti ora??” Saya sok-sok mendelik.

Kang Noyo meringis, “Wong rokok cuma sebatang wae lho…”

Saya yakin ada banyak orang di luar sana yang berpikiran seperti Kang Noyo, mungkin sampeyan juga. Saya sendiri juga sebenernya mangkel sama Ariel ini, kok ya bisa-bisanya ditangkep sebelum semua video mesumnya dirilis.  Kalopun ndak semua diedarkan minimal yang sama Aura Kasih, saya itu sudah nunggu-nunggu. *plak!*

Berita soal Ariel ini memang sensasional, ndak kalah megah sama berita lumpur lapindo, kasus Gayus, dan berita-berita heboh lainnya. Konon bintang porno luar negeri pun sampe ikut komentar masalah ini. Sampeyan yang pernah wira-wiri di twitter mungkin masih ingat dengan hashtag Ariel Peterporn yang sempat jadi trending topic. Kalo kata orang kulon kali sana famous not in a good way, tapi tetep saja famous tho.

Reaksi orang tentu macem-macem, dari yang ndak peduli sampe yang pengen hukuman mati. Wajar, wong namanya pikiran jutaan orang dengan latar belakang yang berbeda-beda.

“Karena itu perlu dibikin standard supaya tiap kesalahan ndak dihukum beda-beda sesuai versi masing-masing orang, standard itu kalo di tempat kita namanya Undang-undang.” Ujar saya di sela seruputan kopi yang sengaja saya irit-iritkan, maklum bayaran dari pabrik belum keluar.

Dalam vonis yang dibacakan hakim, Ariel dinyatakan melanggar Pasal 29 juncto Pasal 4 UU 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Vokalis Peterpan ini dianggap memberi kesempatan kepada orang lain untuk mengopi dan menyebarkan video seksnya dan membuat serta menyediakan pornografi.

Pasal 4 ayat 1 Undang-undang Pornografi mengatakan :

Setiap orang dilarang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi yang secara eksplisit memuat:

  1. persenggamaan, termasuk persenggamaan yang menyimpang;
  2. kekerasan seksual;
  3. masturbasi atau onani;
  4. ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan;
  5. alat kelamin; atau
  6. pornografi anak.

Sedangkan pasal 29 mengatakan:

Setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp6.000.000.000,00 (enam miliar rupiah).

Selain itu di penjelasan pasal 4 ayat 1 menyebutkan:

Yang dimaksud dengan “membuat” adalah tidak termasuk untuk dirinya sendiri dan kepentingan sendiri.

“Saya pikir keisengan Ariel merekam video tersebut hanya untuk konsumsi pribadi, sehingga berdasarkan undang-undang dia ndak bisa dituduh memproduksi.” Lanjut saya.

Sudah mulai paham tho kenapa saya bilang kesalahan Ariel (di mata undang-undang) sebenernya sepele. Dia ndak memproduksi, juga ndak mengedarkan (mosok ya orang mengedarkan aib sendiri), tapi tetep divonis penjara. Jadi apa kesalahan Ariel?

Saya kutip berita dari kompas online:

Dipaparkan dalam sidang vonis tersebut, pada pertengahan 2006 Ariel menyuruh Reza Rizaldy alias Redjoy untuk mengedit lagu dengan menyerahkan hard disc eksternal miliknya. Dalam hard disc itu Redjoy sempat mengingatkan bahwa ada adegan video bergerak yang memperlihatkan adegan pribadi milik Ariel. Namun, hal itu justru tak ditanggapi serius oleh Ariel. “Lu kopi ya, lu hapus dong. Ngapain buka folder gue,” ujar Ariel seperti diutarakan oleh Redjoy dalam kesaksiannya, yang dibacakan oleh majelis hakim dalam sidang vonis itu.

Majelis hakim menilai, tindakan Ariel tersebut ceroboh sehingga memberi waktu dan keleluasaan kepada orang lain untuk mengopi video itu.

Sepele tho? Dia dihukum karena ndak menyimpan hard disc miliknya dalam save deposit box macem Gayus atau minimal menyembunyikan filenya dengan metode tertentu, yang mengakibatkan orang lain bisa mengaksesnya dan berbuntut pada peredaran video itu di internet. Agak lucu sebenarnya, sampeyan dihukum karena video sampeyan dicolong dan diedarkan.

Mungkin bagi saya kesalahan Ariel yang cukup menggemaskan adalah terus menyangkal bahwa dia pelaku dalam video itu. Agak menjengkelkan, mbok ya jangan bohong untuk sesuatu yang sudah jelas-jelas kelihatan.

Tapi tetep, yang paling menjengkelkan dari Ariel ya itu tadi, kenapa dia ketangkep sebelum semua videonya diedarkan??

Jiyan!

Iklan

20 comments on “Vonis Ariel, Sepele Dadi Gawe

  1. Abi Sabila berkata:

    banyak orang berkomentar atas peredaran video ‘mesum’ Ariel, sebagian mengutuk sebagian lagi merasa untung, tapi yang memprihatinkan apapun yang mereka katakan, mata mereka tak tertutup dari adegan yang mereka ributkan. Mbok yao, jangan mulut menghujat tapi mata tetep melihat.

  2. kang mas berkata:

    sepakat sama closing postingan ini mas 😀

  3. […] This post was mentioned on Twitter by blogroll and Tobagus Manshor, Tobagus Manshor. Tobagus Manshor said: Vonis Ariel, Sepele Dadi Gawe: http://wp.me/ppZ5c-zU […]

  4. mawi wijna berkata:

    jadi Redjoy ngopi itu file videonya Kang?

  5. risdania berkata:

    hahaha,,masih menanti yg aura kasih ternyata,,kenapa gt ga nunggu yang ama mpok nori,,mas e ini kok diskriminasi.. *kabuuurrr*

  6. harikuhariini berkata:

    Wuihh, closingnya…
    Bagus amattt..
    Huahahaha.

  7. lambrtz berkata:

    Teman saya, orang Vietnam, dulu terbingung-bingung waktu mendengar berita tentang Ariel ini. Dia kan cuma mau bersenang-senang sendiri, kenapa dihukum? Saya bingung njawabnya gimana, jadi saya jawab aja asal, ya itulah Indonesia, negara yang lucu bukan? 😆

    Salam kenal Mas Stein, mampir kemari dari tempatnya Mbak Itikkecil. 🙂

  8. desty berkata:

    jadi asal ndak tersebar,boleh toh.. *ndak jadi nghapus file *eh

  9. ndaru berkata:

    mbok dia niru Edison Chen itu, ngaku secara jantan,karir boleh hancur, tapi saya yakin bakal banyak yang tepuk tangan sambil berdiri menyaluti keberaniannya.

    eeee……saya koreksi deng..kita hidup di Indonesia, bukan Hong Kong..kalok ariel ngaku..itu yang ribut2 diluar ruang sidang sudah nunggu ariel untuk mengadili dia dengan cara mereka sendiri, saya gumunnya kok pas sidangnya gayus mereka endak ikut mengawal ya?

    http://www.bangkapos.com/2010/10/24/fpi-bandung-akan-kawal-sidang-ariel/

    memangnya berbuat mesum itu jauuuuuuuuh lebih dosa daripada ngakalin duidh negara ya paklek?

  10. lumayan lama ya vonis hukumannya ariel peterpan.

  11. nobody berkata:

    Kekuatan FreeMason Yahudi di balik masalah Gayus dll.?
    Semua orang berusaha untuk saling menutupi agar kedok anggota mafia FreeMason utama tidak sampai terbongkar.
    Jika memang benar demikian, maka tidak akan ada orang yang bisa menangkap, mengadili, dan menghukum Gembong tersebut, selain Mahkamah Khilafah!
    Mari Bersatu, tegakkan Khilafah!
    Mari hancurkan Sistem Jahiliyah dan terapkan Sistem Islam, mulai dari keluarga kita sendiri!

  12. The-netwerk berkata:

    nice..
    sempatkan mengunjungi website kami http://www.the-netwerk.com
    sukses selalu!

  13. Vicky Laurentina berkata:

    Saya sendiri termasuk yang sebel banget lihat Ariel dihukum.

    Saya terperangah coz Ariel cuman mau seneng-seneng sendiri, tapi dia dihukum. Lha Gayus nilepin duit 250 juta rakyat, tapi dihukumnya hampir sama. Memangnya yang bikin kitab undang-undang pasal perzinahan beda dengan yang bikin kitab pasal korupsi ya?

    Oh ya, Mas Stein, kasih tahu itu Kang Noyo, salah tuh kalau Ariel nikung sama istri orang. Cut Tari sendiri mengaku, kalo video yang dia bikin bareng Ariel itu, dibuat waktu dia belum menikah, jadi Cut Tari nggak bisa dituduh mengkhianati pernikahannya sendiri demi selingkuh dengan Ariel. “Itu pasti Kang Noyo nggak pernah baca berita dengan lengkap.”

    Saya sendiri jadi rada parno gara-gara Ariel dihukum ini. Saya dokter, murid sekolah ginekologi, jadi praktis saya punya banyak banget video yang muat selangkangannya cewek. Sekarang saya cemas, kalau saya nggak hati-hati, laptop saya bakalan dirampok dan saya akan dituduh nyebarin video porno juga..

    #stein:
    ah, mosok sih? lha katanya dia lupa kapan mbikinnya :mrgreen:

  14. Ferry berkata:

    setuju sama kesimpulan posting ini…
    ada kah yang punya video Ariel dengan Aura Kasih..?
    *hehehehe*

    nice posting… ^^

    #stein:
    haiyah, sudah di jepang boss?

  15. Kasus video mesum Ariel “Peterpan” akhirnya sampai pada putusan hakim menjatuhkan vonis. Kasus video mesum ini sungguh sangat mengejutkan publik. Ini adalah satu dari sekian banyak video yang bertebaran di internet bahkan pelakunya pun banyak dari mereka yang tidak terkena proses hukum. Kasus video serupa perlu ditindaklanjuti dan di’Stop’terutama di internet karena pengguna internet tidak hanya orang dewasa tetapi juga anak-anak di bawah umur. Semoga kasus ini menjadi pintu dalam menguak kasus serupa yang perlu ditindak oleh aparat penegak hukum.Cara Membuat Webtwebsite.com

  16. Kasus video mesum Ariel “Peterpan” akhirnya sampai pada putusan hakim menjatuhkan vonis. Kasus video mesum ini sungguh sangat mengejutkan publik. Ini adalah satu dari sekian banyak video yang bertebaran di internet bahkan pelakunya pun banyak dari mereka yang tidak terkena proses hukum. Kasus video serupa perlu ditindaklanjuti dan di’Stop’terutama di internet karena pengguna internet tidak hanya orang dewasa tetapi juga anak-anak di bawah umur. Semoga kasus ini menjadi pintu dalam menguak kasus serupa yang perlu ditindak oleh aparat penegak hukum.Cara Membuat Web

  17. anto berkata:

    ya betul, bdasarkan UU di atas Ariel seharusnya gak masuk kategori memproduksi..tapi ya beginilah kasus yg mendapat tekanan publik, hakim juga memutuskan berdasarkan tekanan publik, gak bisa fair.
    Tentang Ariel yg tidak mau mengaku bahwa yg di film itu dirinya, saya rasa memang itu strategi dari pengacara Ariel, strategi yang salah kalo menurut saya pribadi.
    Waah kalo saya gak terbatas sampai aura kasih aja Kang…tapi semua sisanya saya masih penasaran 😀
    Bebaskan Ariel !!!
    cheers

    #stein:
    kalo saya : sebarkan sisanya!

  18. chocoVanilla berkata:

    Apapun alasan dan ulasannya saya tetap mendukung Ariel dihukum. Shock terapi agar gak sembarangan lagi menyimpan file-file pribadi seperti itu, syukur2 gak bikin yg begituan lagi. Bikin penasaran aja. Huh!

    (lhoo???)

    #stein:
    menyimpan? *umpetin file-file lebih dalam*

  19. Annas D Pirate berkata:

    Kasus Ariel Peterporn memang mengundang polemik, dibawah tekanan publik dia divonis dan yang bikin saya kecewa dia ga gentle, sebenarnya mudah cukup bilang ” iya itu saya” pasti everything’s gonna be OK.
    tapi yang jelas playboy tetap playboy yang selalu disukai wanita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s