Pak Tif, Ada yang Lebih Penting

Dari awal penunjukannya sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika konon sudah banyak yang meragukan beliau, benarkah Tifatul Sembiring mampu? Tapi waktu itu saya menganggap penolakan orang-orang lebih karena alergi pada partainya yang bernafaskan Islam, mungkin tercampur kekawatiran bakal dibatasinya kebebasan berekspresi dengan dalih-dalih keagamaan.

Tapi rupanya Pak Menteri yang selalu memulai pagi dengan menulis quote di twitter ini memang agak-agak berbakat mbikin kebijakan yang menuai kontroversi.

“Kontroversi opo tho Le? Kamu mbok ndak usah ikut mikir negara, mending mikir yang jelas-jelas saja, misalnya kapan utangmu mau mbok bayar?” Ujar Kang Noyo.

Asyem! Batin saya.

Saya inget salah satu gebrakan Depkominfo yang sempat membuat gemes dan anyel adalah saat blogspot diblokir karena konon banyak beredar konten-konten yang bernuansa SARA di dalamnya. Waktu itu Depkominfo sempet minta maap dengan alasan provider lah yang kebablasan melaksanakan perintah, yang diminta cuma beberapa blog tapi semua situs blogspot diblokir.

Kontroversi berikutnya saat Pak Tif mbikin Rancangan Peraturan Pemerintah Penyadapan. Banyak pihak yang beranggapan ini merupakan salah satu upaya pelemahan KPK, karena salah satu poin penting di situ adalah setiap penyadapan harus mendapat persetujuan pengadilan. Baca lebih lanjut