Cara Melaporkan SPT Tahunan dengan E-Form bagi Freelancer

Beberapa waktu yang lalu ada seorang kawan, blogger yang cukup punya nama, bertanya kepada saya, bagaimana cara mengisi SPT Tahunan PPh Orang Pribadi bagi wajib pajak yang pekerjaannya freelancer. Si kawan blogger ini bukannya ndak berusaha sebelum nanya, tapi rujukan yang ditemukannya di internet menyarankan untuk mengisi SPT Tahunan dengan e-SPT, yang lantas saya komentari cukup ribet pada saat ada fasilitas pelaporan lain yang relatif lebih mudah, yaitu E-Form.

Kalo sampeyan kebetulan seorang freelancer, blogger, buzzer, atau –er –er yang lain, dan masih belum lelah mencintai negeri ini, silakan disimak cara mengisi SPT Tahunan menggunakan E-Form.

  1. Siapkan rekap penghasilan sampeyan selama satu tahun, filenya dalam bentuk excel bisa sampeyan unduh di sini. File ini nantinya harus sampeyan unggah dalam format *.pdf
  2. Siapkan juga rincian harta, utang, serta kartu keluarga. Karena nanti pada saat mengisi SPT ada daftar tanggungan yang harus sampeyan isi beserta Nomor Induk Kependudukan-nya.
  3. Silakan login ke djponline, Apabila sampeyan belum melakukan registrasi dan belum memiliki nomor efin, silakan datang ke KPP terdekat dengan membawa fotokopi KTP dan NPWP untuk melakukan aktivasi efin. Kenapa harus ke KPP terdekat? Aktivasi efin ini ibarat sampeyan mau aktivasi token i-banking, harus yang bersangkutan yang datang. Baca lebih lanjut

e-Form, Cara Mudah Melaporkan SPT Tahunan

Februari sudah hampir berakhir, dan walaupun kewajiban pelaporan SPT Tahunan sudah bisa dilakukan dari awal Januari, mbok yakin sebagian besar dari sampeyan belum melakukannya. Memang, bagi sebagian orang, termasuk saya, kalo ndak mepet itu ndak greget rasanya. Laporan di tanggal yang sudah mepet, dengan antrian yang melebihi antrian pembagian kurban di Istiqlal, atau hambatan server yang sering down bagi yang laporan online, membuat kita merasakan aura perjuangan.

Dan konon katanya, untuk mengurangi jumlah wajib pajak yang misuh-misuh saat server diakses orang-orang penuh semangat perjuangan tersebut, Direktorat Jenderal Pajak membuat sebuah inovasi baru, berjudul e-Form, alias formulir elektronik. Kalo dalam bahasa sederhana, dengan e-Form ini, sampeyan mengunduh formulir, mengisi secara offline, lalu mengunggahnya kembali. Lebih aman daripada sampeyan deg-degan mengisi online, sudah separo jalan, ternyata koneksi error.

Saat ini e-Form tersedia bagi sampeyan yang mau melaporkan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi 2016 dengan formulir 1770S (pegawai) dan 1770 (non pegawai).

Sampeyan minat? Ini langkah-langkahnya: Baca lebih lanjut

Istri Lapor SPT Sendiri, Bagaimana Caranya?

Musim SPT Tahunan PPh Orang Pribadi memang sudah berakhir pada tanggal 31 Maret 2013, tapi ternyata pertanyaan tentang cara pengisian SPT Tahunan tersebut belum berhenti. Kemaren sore di warung Mbok Darmi yang sudah lama ndak saya kunjungi ada Kang Noyo, dengan kertas dan pulpen di tangan, memasang muka bingung, yang membuat saya bingung.

Bukan muka bingungnya yang membuat saya bingung, tapi auranya, saya terheran-heran ada orang yang walaupun mukanya bingung tapi aura kemakinya tetep ndak ilang. Biar bingung asal sombong, sunggguh prinsip hidup yang membingungkan, konsisten, tapi tetep saja membingungkan.

“Ono opo tho Kang?” Tanya saya, dengan nada rendah tentunya.

“Susah ini Le, kamu juga ndak bakal ngerti.” Cetus Kang Noyo, dengan nada kemaki pastinya.

“Ini soal PPh terutang yang diitung secara proporsional karena istri mau melaksanakan kewajiban perpajakannya sendiri. Paham ora?” Hawa kemaki makin sangit tercium.

Oalah, jadi ceritanya istri Kang Noyo itu punya NPWP dan mau laporan pajak sendiri, ndak masuk SPT-nya Kang Noyo. Kebetulan istrinya Kang Noyo itu punya usaha toko kelontong yang lumayan berhasil. Kang Noyo sudah konsultasi sama AR di KPP Pasuruan, katanya si istri harus melaporkan SPT dengan metode penghitungan PPh secara proporsional.

Makhluk opo itu? Penghitungan PPh secara proporsional? Baca lebih lanjut

Cara Mudah Mengisi SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Seri III (1770 -Norma)

Batas waktu penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi sudah semakin dekat. Semoga sampeyan yang karyawan sudah beres dengan pengisian SPT 1770 S dan 1770 SS. Sekarang saatnya bagi sampeyan yang kerjanya ndak ikut orang, alias punya usaha sendiri, untuk mengisi SPT Tahunan PPh Orang Pribadi.

Biar ndak terlalu panjang, saya tulis petunjuk pengisian untuk yang pake norma penghitungan penghasilan netto dulu. Sampeyan boleh menggunakan metode ini dengan syarat sampeyan adalah Wajib Pajak Orang Pribadi (alias bukan perusahaan) dengan omset setahun di bawah 1,8 milyar. Dengan metode ini sampeyan cukup mencatat berapa jumlah penjualan bruto selama satu tahun.

Dan inilah langkah pengisian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi 1770 untuk Wajib Pajak yang memilih menggunakan norma penghitungan penghasilan netto :

  1. Mengisi rincian peredaran usaha alias omset selama satu tahun

    Berdasarkan catatan yang sampeyan miliki silakan diisi jumlah omset per bulan.

    rekapitulasi omset

    rekapitulasi omset

  2. Mengisi Formulir 1770 – IV

    Ini adalah halaman terakhir dari formulir SPT Tahunan 1770. Seperti biasa, kita mengisi dari halaman terakhir dulu. Baca lebih lanjut

Langkah Pelaporan SPT PPh Karyawan Melalui E-Filing

Lagi repot, susah keluar kantor, kelamaan antri, adalah beberapa alasan orang selalu menunda pelaporan SPT Tahunan PPh. Sekarang ada solusi mudah untuk melaporkan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi bagi para karyawan. Direktorat Jenderal Pajak menyediakan fasilitas pelaporan SPT secara online. Anda bisa melaporkan SPT PPh Orang Pribadi 1770S maupun 1770SS.

Berikut ini langkah-langkah pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi 1770S :

  1. Melakukan pendaftaran e-FIN

    E-FIN merupakan nomor identitas Wajib Pajak yang mengajukan permohonan untuk melaksanakan e-Filing. Silakan mendaftar melalui link ini.

    pendaftaran e-fin

    pendaftaran e-fin

    E-FIN akan dikirim ke alamat yang anda cantumkan saat mendaftar NPWP, hal ini tentu memakan waktu karena pengiriman akan dilakukan via pos, untuk menyiasati hal ini anda bisa menghubungi KPP tempat anda terdaftar, minta dihubungkan dengan seksi pelayanan untuk menanyakan berapa nomor e-FIN anda. Baca lebih lanjut

Menjahit SPT Tahunan

Saat-saat menjelang bulan Maret dan April seperti saat ini adalah salah satu peak season di kantor pajak. Hampir semua orang yang punya NPWP mulai mumet karena sudah tiba waktunya untuk laporan tahunan, yang kalo di pajak disebut Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan, disingkat SPT PPh.

Kenapa mumet?

Karena laporan ini hanya dilakukan setahun sekali.

“Kalo diwajibkan tiap bulan ngisi laporan sebanyak itu yo malah mumet tho Le.” Ujar Kang Noyo waktu ngopi bareng saya kemaren sore.

“Iya, kalo sampeyan liatnya dari sisi yang itu. Maksud saya, karena cuma diwajibkan setahun sekali jadi apa yang sudah dipelajari waktu ngisi SPT tahun kemaren sudah lupa semua.” Kata saya.

Kalo misalnya sampeyan tanya orang pajak, “Susah ndak, ngisi SPT?”

Pasti jawabnya mudah. Sama seperti kalo saya nanya sama tukang jahit, “Susah ndak, ngganti resleting?” Baca lebih lanjut

Cara Mudah Mengisi SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Seri II (1770 S)

Setelah kemaren saya membahas soal pengisian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi 1770SS yang luar biasa simpelnya, sekarang saatnya kita naik kelas, membahas SPT Tahunan Orang Pribadi 1770S yang satu setnya terdiri dari tiga halaman. Masih tetep sederhana tapi ndak pake sangat, cukup sederhana saja. *iki opo tho?*

Sampeyan yang boleh make SPT jenis ini adalah yang :

  1. Penghasilannya berasal dari mburuh alias kerja ikut orang tapi nilai brutonya lebih dari Rp 60.000.000 setahun
  2. Ndak punya usaha sendiri
  3. Punya penghasilan dari dalam negeri lainnya
  4. Punya penghasilan yang dipotong PPh Final dan atau bersifat final*)

    *termasuk dalam kategori yang dianggap final adalah penghasilan istri yang cuma kerja di satu pabrik dan PPh 21-nya sudah dipotong sama pabriknya

“Kok mbulet tho Le?” Tanya Kang Noyo.

“Cara gampangnya, sampeyan pake SPT jenis ini kalo sampeyan adalah karyawan dengan penghasilan kotor di atas Rp 60 juta setahun, atau penghasilan kotor di bawah Rp 60 juta tapi istri sampeyan juga kerja di pabrik.” Ujar saya menjelaskan.

Untuk mengisi SPT 1770S inilah langkah-langkah yang bisa sampeyan lakukan :

  1. Siapkan bukti pemotongan pajak dari pihak ketiga

    Bukti potong yang pertama dan utama adalah formulir 1721 A1 untuk pegawai swasta, atau 1721 A2 untuk PNS. Trus misalnya sampeyan pernah ngisi ceramah di mesjid Satpol PP, nulis artikel di majalah, yang saat sampeyan dibayar harusnya dikasih bukti potong PPh Pasal 21, kumpulkan semua. Baca lebih lanjut