Istri Lapor SPT Sendiri, Bagaimana Caranya?

Musim SPT Tahunan PPh Orang Pribadi memang sudah berakhir pada tanggal 31 Maret 2013, tapi ternyata pertanyaan tentang cara pengisian SPT Tahunan tersebut belum berhenti. Kemaren sore di warung Mbok Darmi yang sudah lama ndak saya kunjungi ada Kang Noyo, dengan kertas dan pulpen di tangan, memasang muka bingung, yang membuat saya bingung.

Bukan muka bingungnya yang membuat saya bingung, tapi auranya, saya terheran-heran ada orang yang walaupun mukanya bingung tapi aura kemakinya tetep ndak ilang. Biar bingung asal sombong, sunggguh prinsip hidup yang membingungkan, konsisten, tapi tetep saja membingungkan.

“Ono opo tho Kang?” Tanya saya, dengan nada rendah tentunya.

“Susah ini Le, kamu juga ndak bakal ngerti.” Cetus Kang Noyo, dengan nada kemaki pastinya.

“Ini soal PPh terutang yang diitung secara proporsional karena istri mau melaksanakan kewajiban perpajakannya sendiri. Paham ora?” Hawa kemaki makin sangit tercium.

Oalah, jadi ceritanya istri Kang Noyo itu punya NPWP dan mau laporan pajak sendiri, ndak masuk SPT-nya Kang Noyo. Kebetulan istrinya Kang Noyo itu punya usaha toko kelontong yang lumayan berhasil. Kang Noyo sudah konsultasi sama AR di KPP Pasuruan, katanya si istri harus melaporkan SPT dengan metode penghitungan PPh secara proporsional.

Makhluk opo itu? Penghitungan PPh secara proporsional? Baca lebih lanjut

Cara Mudah Mengisi SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Seri III (1770 -Norma)

Batas waktu penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi sudah semakin dekat. Semoga sampeyan yang karyawan sudah beres dengan pengisian SPT 1770 S dan 1770 SS. Sekarang saatnya bagi sampeyan yang kerjanya ndak ikut orang, alias punya usaha sendiri, untuk mengisi SPT Tahunan PPh Orang Pribadi.

Biar ndak terlalu panjang, saya tulis petunjuk pengisian untuk yang pake norma penghitungan penghasilan netto dulu. Sampeyan boleh menggunakan metode ini dengan syarat sampeyan adalah Wajib Pajak Orang Pribadi (alias bukan perusahaan) dengan omset setahun di bawah 1,8 milyar. Dengan metode ini sampeyan cukup mencatat berapa jumlah penjualan bruto selama satu tahun.

Dan inilah langkah pengisian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi 1770 untuk Wajib Pajak yang memilih menggunakan norma penghitungan penghasilan netto :

  1. Mengisi rincian peredaran usaha alias omset selama satu tahun

    Berdasarkan catatan yang sampeyan miliki silakan diisi jumlah omset per bulan.

    rekapitulasi omset

    rekapitulasi omset

  2. Mengisi Formulir 1770 – IV

    Ini adalah halaman terakhir dari formulir SPT Tahunan 1770. Seperti biasa, kita mengisi dari halaman terakhir dulu. Baca lebih lanjut

Langkah Pelaporan SPT PPh Karyawan Melalui E-Filing

Lagi repot, susah keluar kantor, kelamaan antri, adalah beberapa alasan orang selalu menunda pelaporan SPT Tahunan PPh. Sekarang ada solusi mudah untuk melaporkan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi bagi para karyawan. Direktorat Jenderal Pajak menyediakan fasilitas pelaporan SPT secara online. Anda bisa melaporkan SPT PPh Orang Pribadi 1770S maupun 1770SS.

Berikut ini langkah-langkah pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi 1770S :

  1. Melakukan pendaftaran e-FIN

    E-FIN merupakan nomor identitas Wajib Pajak yang mengajukan permohonan untuk melaksanakan e-Filing. Silakan mendaftar melalui link ini.

    pendaftaran e-fin

    pendaftaran e-fin

    E-FIN akan dikirim ke alamat yang anda cantumkan saat mendaftar NPWP, hal ini tentu memakan waktu karena pengiriman akan dilakukan via pos, untuk menyiasati hal ini anda bisa menghubungi KPP tempat anda terdaftar, minta dihubungkan dengan seksi pelayanan untuk menanyakan berapa nomor e-FIN anda. Baca lebih lanjut

Menjahit SPT Tahunan

Saat-saat menjelang bulan Maret dan April seperti saat ini adalah salah satu peak season di kantor pajak. Hampir semua orang yang punya NPWP mulai mumet karena sudah tiba waktunya untuk laporan tahunan, yang kalo di pajak disebut Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan, disingkat SPT PPh.

Kenapa mumet?

Karena laporan ini hanya dilakukan setahun sekali.

“Kalo diwajibkan tiap bulan ngisi laporan sebanyak itu yo malah mumet tho Le.” Ujar Kang Noyo waktu ngopi bareng saya kemaren sore.

“Iya, kalo sampeyan liatnya dari sisi yang itu. Maksud saya, karena cuma diwajibkan setahun sekali jadi apa yang sudah dipelajari waktu ngisi SPT tahun kemaren sudah lupa semua.” Kata saya.

Kalo misalnya sampeyan tanya orang pajak, “Susah ndak, ngisi SPT?”

Pasti jawabnya mudah. Sama seperti kalo saya nanya sama tukang jahit, “Susah ndak, ngganti resleting?” Baca lebih lanjut

Cara Mudah Mengisi SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Seri II (1770 S)

Setelah kemaren saya membahas soal pengisian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi 1770SS yang luar biasa simpelnya, sekarang saatnya kita naik kelas, membahas SPT Tahunan Orang Pribadi 1770S yang satu setnya terdiri dari tiga halaman. Masih tetep sederhana tapi ndak pake sangat, cukup sederhana saja. *iki opo tho?*

Sampeyan yang boleh make SPT jenis ini adalah yang :

  1. Penghasilannya berasal dari mburuh alias kerja ikut orang tapi nilai brutonya lebih dari Rp 60.000.000 setahun
  2. Ndak punya usaha sendiri
  3. Punya penghasilan dari dalam negeri lainnya
  4. Punya penghasilan yang dipotong PPh Final dan atau bersifat final*)

    *termasuk dalam kategori yang dianggap final adalah penghasilan istri yang cuma kerja di satu pabrik dan PPh 21-nya sudah dipotong sama pabriknya

“Kok mbulet tho Le?” Tanya Kang Noyo.

“Cara gampangnya, sampeyan pake SPT jenis ini kalo sampeyan adalah karyawan dengan penghasilan kotor di atas Rp 60 juta setahun, atau penghasilan kotor di bawah Rp 60 juta tapi istri sampeyan juga kerja di pabrik.” Ujar saya menjelaskan.

Untuk mengisi SPT 1770S inilah langkah-langkah yang bisa sampeyan lakukan :

  1. Siapkan bukti pemotongan pajak dari pihak ketiga

    Bukti potong yang pertama dan utama adalah formulir 1721 A1 untuk pegawai swasta, atau 1721 A2 untuk PNS. Trus misalnya sampeyan pernah ngisi ceramah di mesjid Satpol PP, nulis artikel di majalah, yang saat sampeyan dibayar harusnya dikasih bukti potong PPh Pasal 21, kumpulkan semua. Baca lebih lanjut

Cara Mudah Mengisi SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Seri I (1770 SS)

Bulan Januari 2012 sudah hampir berakhir, bagi sampeyan para patriot bangsa yang dengan sedikit terpaksa kesadaran sudah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak alias NPWP sebagai salah satu wujud kecintaan terhadap negeri pasti sudah siap-siap untuk melakukan hajat tahunan, melaporkan Pajak Penghasilan Orang Pribadi.

“Lapor opo mbayar Le?” Tanya Kang Noyo waktu semalem menikmati kopi Mbok Darmi di tengah hembusan angin kencang yang menambah dinginnya rasa di tanggal tua. *halah*

“Yang jelas wajib itu lapor Kang, mbayar atau ndak itu urusan belakangan, setelah jelas itung-itungan dalam laporan pajak sampeyan.” Jawab saya.

Memang kadang ada salah kaprah di masyarakat, kalo berurusan sama pajak berarti masalah pembayaran, padahal ndak selalu. Kenyataannya adalah yang lapor ndak selalu harus mbayar, tapi yang mbayar pasti harus lapor. Laporan lah yang kadang malah lebih vital dalam urusan sampeyan dengan pajak.

“Kalo misalnya aku mau laporan pajak tahunan caranya gimana?” Tanya Kang Noyo lagi.

Pertanyaan Kang Noyo tadi adalah pertanyaan standard yang hampir selalu terulang tiap tahun. Lha gimana, wong ngisi SPT Tahunan memang cuma setahun sekali, waktu diajari mungkin apal, tapi tahun depan biasanya lupa lagi. Baca lebih lanjut

Jenis SPT Tahunan Orang Pribadi

“Kamu bawa apa itu?” Tanya Kang Noyo sambil nunjuk gulungan kertas yang ada di tangan saya.

“Ini lho Kang, saya disuruh sama Pak Mandor nempel pengumuman dari kantor pajak, biar buruh-buruh yang di sini ndak pada salah masukin SPT. soale taun kemaren banyak yang ngeluh SPT-nya ditolak sama orang pajak.” Jawab saya sambil nggunting selotip buat nempel di papan pengumuman pabrik.

“Mosok sih pada ditolak? Punyaku kemaren lancar-lancar saja.” Kata Kang Noyo.

“Yo mungkin punya temen-temen ada yang salah Kang, atau kurang lengkap ngisi sama lampirannya.” Ujar saya sambil nempel pengumuman.

PENGUMUMAN

Berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor 34/PJ/2009 tentang Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi beserta Petunjuk Pengisiannya, kami tegaskan hal-hal sebagai berikut : Baca lebih lanjut

Ambil Sendiri SPT Tahunan Sampeyan

Tadi malem sepulang dari warung Mbok Darmi saya ketemu sama Mbah Suto di prapatan deket pos kamling, beliau nanya, “Le, tadi waktu lewat Purwosari kok ada tenda tulisannya pajak dengan logo departemen keuangan, sekarang pajak ikut mbuka lapak di pasar juga po? Jualan apa?”

“Sembarangan sampeyan ini Mbah, pajak ndak jualan apa-apa, opo yo tumon instansi pemerintah jualan.” Jawab saya agak tergelak. :mrgreen:

Baca lebih lanjut