Seks = Tabu?

Konon katanya bangsa kita ini termasuk bangsa yang paling sopan. Karena saking sopannya maka sering ada penghalusan bahasa, misalnya pelacur diganti pekerja seks komersial, miskin diganti kurang mampu, busung lapar diganti kurang gizi.

Atas nama kesopanan juga ada beberapa hal yang tabu untuk diomongkan, salah satunya tentang seks.

Saya ndak ngerti kenapa istilah untuk alat kelamin diganti menjadi kemaluan, sesuatu yang memalukan? Ada juga yang menggunakan istilah “anu”. Kenapa? Adakah masalah dengan kata penis dan vagina? Apakah bagian tubuh ini lebih rendah derajadnya daripada organ tubuh yang lain sehingga menyebutnya pun seolah-olah najis?

Baca lebih lanjut