Sedikit Senyum Mungkin Melegakan

“Selamat Pagi, ada yang bisa saya bantu?”

Sepintas ndak ada yang istimewa dari kalimat di atas. Sapaan standard yang akan sampeyan dapatkan di hampir semua tempat layanan publik. Semua tempat layanan publik? Hampir semua, kecuali mungkin di kantor para birokrat.

Sampeyan tentu pernah mendengar istilah first impression alias kesan pertama. *dikeplak! sok keminggris*

Walaupun bukan segalanya kesan pertama biasanya menorehkan bekas yang dalam, apalagi kalo kesan pertama itu ternyata selamanya, maksud saya selalu ada kemungkinan bahwa pertemuan yang pertama ternyata juga jadi yang terakhir. Baca lebih lanjut

Kalau Bersih Kenapa harus Risih

inspeksi-pajak-001Konon katanya pada waktu reformasi birokrasi di DeJePe belum dijalankan, pegawai pajek itu terbagi dalam tiga golongan :

1. Mujahidin

Pegawai yang termasuk golongan ini adalah pegawai yang bener-bener memegang teguh kode etik pegawai, ndak doyan pijet suap, ndak macem-macem, tipe birokrat ideal.

2. Cowboy

Ini tipe pegawai yang suka main tembak di tempat, berburu kesalahan Wajib Pajak untuk kepentingan pribadi, suka nabrak aturan tanpa basa-basi.

3. Separo Cowboy Separo Mujahiddin

Ini yang paling banyak, giliran para mujahiddin sholat ikut sholat, pengajian ikut ngaji, tapi giliran Cowboy lagi nembak ikut ngangkat pistol juga. Biasanya tipe pegawai ini ndak berani nabrak aturan secara terang-terangan, mereka biasa main di wilayah abu-abu, pasal karet yang bisa ditarik kesana kemari.

Baca lebih lanjut

Diklat Ujian Dinas

oldmilitaryHari ini saya lagi ndaftar ulang buat mengikuti diklat ujian dinas tingkat I, ini kalo di pegawe negeri sipil macam saya semacam diklat yang harus diikuti untuk bisa naek pangkat jadi golongan III. Bener-bener pendidikan kilat, wong Cuma 2 minggu, satu minggu materi, minggu berikutnya ujian.

Menurut pemahaman ngawur saya sih ini diklat yang harus lulus supaya saya bisa menjadi semacam perwira di militer, bukan serta merta kalo saya lulus langsung naik pangkat, bukan! Tapi kalo saya ndak lulus ya jangan mimpi naik pangkat.

Saya mau cerita sedikit yang jadi ganjelan di batin saya. Temen seangkatan eSeMA ada yang masuk Akademi Militer di Magelang, itu lho, sekolah yang siswanya gagah-gagah pada make seragam, sementara saya masuk SeTAN, itu kampusnya di daerah Tangerang tapi ngaku-ngaku masuk wilayah mBintaro.

Baca lebih lanjut