Pernah suatu saat di poskamling yang ada di pojokan deket rumah saya itu tiap malem dipake sama anak-anak muda nongkrong sambil minum-minum. Biasanya mereka mulai ngumpul sekitar jam 10 malem, sampe menjelang subuh baru bubar. Meskipun ndak pernah mengganggu warga yang lewat, tapi rasanya yo tetep ndak nyaman saat kita melewati sekelompok orang yang lagi teler. Celakanya tempat itu memang strategis, di pojokan, dengan penerangan kurang memadai, dan di belakangnya ada sungai kecil, memang cocok buat nongkrong.
Saat beberapa warga berusaha menegur, inilah jawaban mereka, “Lho Pak, kami ini dari dulu ya nongkrongnya di situ, dari sejak sebelum di situ ada poskamling. Mosok gara-gara sekarang ada poskamling terus kami diusir?” 
Jadi apakah mereka berhak nongkrong di situ sambil minum-minum? Berhak, paling ndak menurut mereka, wong memang di situ tempat nongkrong mereka dari dulu. Lanjut membaca



