Dahlan Iskan, Contoh Seorang Pemimpin

Pulang dari jaga lapak pabrik di Pandaan saya ngobrol sama Kang Noyo yang kebetulan dapet giliran bareng hari ini. Ndobos ngalor ngidul ndak jelas karena sebenernya saya cuma berusaha mengusir kantuk. Siang-siang di dalem mobil pake AC, jiyan, pas banget buat tidur, ngantuk poll padahal saya yang kebagian nyetir.

Sampe tiba-tiba omongan nyangkut ke masalah listrik dan telepon yang dulu dikuasai PLN dan Telkom. Kata Kang Noyo, “Bedanya PLN sama Telkom adalah makin lama Telkom makin ngasih kelonggaran sama pelanggan karena saingan makin banyak, sedangkan PLN selaku pemain tunggal makin lama makin kejam.”

“Kejam piye tho Kang?” Tanya saya.

“Yo kejam Le, telponku itu sudah hampir 4 bulan ndak tak bayar masih bisa dihubungi sampe sekarang, jdi cuma blokir keluar thok, longgar banget tho Telkom. Bandingkan sama PLN, seminggu telat bisa dicabut meteranmu.” Jawab Kang Noyo ngakak.

Dobosan ndak jelas itu berlanjut ke bossnya PLN sekarang, Dahlan Iskan. “Hebat beliau itu, orangnya sederhana banget, dulu pernah beberapa kali ndak sengaja ketemu di Gresik ya bajunya begitu-begitu saja, ndak berubah sampe sekarang.” Kata Kang Noyo.

“Mungkin beliau juga sebenernya ndak butuh kerja di PLN yo Kang, wong sudah sugih jadi bossnya Jawa Pos. Levelnya sudah bukan level nyari duit lagi.” Ujar saya.

Saya jadi teringat menjelang pengangkatan Dahan Iskan, konon 25 GM PLN seluruh Indonesia mengancam mundur dengan alasan masuknya Dahlan Iskan akan membuat keharmonisan di PLN terganggu. Orang dalam PLN yang banyak berkoar waktu itu adalah Daryoko, Ketua Umum Serikat Pekerja PLN.

“Lucu saja Kang saya dengernya. Dahlan Iskan ini ndak butuh kerja di PLN, di situ kan malah bikin dia ndak bebas, wong kerja di BUMN. Yang butuh siapa kok pake acara ngancam mundur segala.” Kata saya.

Dan ternyata sampe beliau dilantik saya ndak denger ada gejolak apa-apa di PLN, kalo beneran 25 GM mundur tentu geger tho? Hanya gertak sambal dari orang-orang yang ndak pengen zona nyamannya terganggu.

Kalo saja Dirut PLN adalah jabatan publik saya akan bilang beginilah seharusnya seorang pemimpin. Beliau ndak minta jabatan, tapi diminta untuk menjabat karena memang tenaganya dibutuhkan untuk mereformasi PLN. Beliau sudah mapan, sugih sebelum menjabat, sebenernya beliau pun ndak butuh jabatan ini. Seorang pemimpin harusnya juga begitu, jadi ndak akan mati-matian meminta dan mempertahankan jabatan karena faktor kebutuhan.

“Tapi kalo ndak butuh kerjaan biasanya kerja jadi asal-asalan tho Le? Wong kalo dipecat pun pun ndak masalah.” Ujar Kang Noyo.

“Itu kalo levelnya buruh pabrik macem sampeyan Kang!” Batin saya.

Punya kemampuan, sudah ndak haus dunia, ndak ngemis jabatan, kalo memang merasa gagal juga ndak keberatan untuk mundur. Menjadi pemimpin di area publik seharusnya menjadi pembuktian darma bakti, aktualisasi diri, bukan lagi ajang mencari rejeki.

About these ads

10 comments on “Dahlan Iskan, Contoh Seorang Pemimpin

  1. plukz mengatakan:

    ini masuk level 3 di diagramnya maslow, sudah mencari kepuasan, pride, bakti :D
    semoga saja jejak kepemimpinan yang baik macam ini semakin banyak di masa depan mas.

  2. desty mengatakan:

    di tempat saya listriknya masih byar-pet byar-pet.
    mungkin bosnya belum disidak sama Dahlan ini :D

  3. kpkmania mengatakan:

    “Tapi kalo ndak
    butuh kerjaan
    biasanya kerja jadi
    asal-asalan tho Le?
    Wong kalo dipecat
    pun pun ndak
    masalah.” Ujar Kang
    Noyo.
    “Itu kalo levelnya
    buruh pabrik
    macem sampeyan
    Kang!” Batin saya.

    Hi3x..kok leres sanget to pakdhe mas stein,utamanya buat saya yg levelnya cuma operator cap kontrak..serba salah,mau dibagus-bagusin dg level darma bakti,pride ternyata yg harusnya selevel dharma bakti,pride di atas cuma menganggap kita kerjanya asal-asalan..mumet to?

  4. Eka Situmorang-Sir mengatakan:

    => Menjadi pemimpin di area publik seharusnya menjadi pembuktian darma bakti, aktualisasi diri, bukan lagi ajang mencari rejeki.

    Itu harus dibaca lebih banyak pemimpin :)
    btw soal PLN pemain tunggal yg rada kejam :( hiks… sering kebagian giliran mati lampu nih…

  5. Prasetyandaru mengatakan:

    Haibat bener pak Dahlan ini yak…dari tukang nyarik berita, sekarang jadi tukang listrik.

  6. Rimas Brewardhana mengatakan:

    Subhanallah…

    Tolong info untuk alamat rumah pak Dahlan Iskan, bisa dikirim via e-mail saya mareemaz@yahoo.co.id.
    terima kasih.

  7. suyatni mengatakan:

    sy senang dgn orang seperti bpk dahlan iskan, sy butuh alamat rumah, e-mail dan no. telp beliau.
    menyederhanakan sistem untuk mencapai kepuasan dan keuntungan bersama.

  8. PUTRI mengatakan:

    Tolong info untuk alamat rumah dan nomer telepon/ PIN BB pak Dahlan Iskan, bisa dikirim via e-mail saya putrydby@yahoo.com. MAKASIH.

  9. hadi mengatakan:

    Bagi teman teman yang mempunyai no hp./ pin bb pak dahlan iskan menteri bumn bisa kirim ke email saya khiank_ling@yahoo.com. sangat berterima kasih jika saya bisa dibantu karena saya ada masalah dengan bumn,

  10. ratna ikarini mengatakan:

    Subhanallah.. alhamdulillah mohon info donk no telp or alamat e mail bpk.dahlan iskan bisa diemailkan ke ratnaikarini2014@gmail.com trimaksih mohon bantuannya

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s